Minggu, 15 Maret 2015

Tentang Bad Boy

Tentang Drama Bad Guy






Haloha My T …

Minggu ini saya baru saja selesai rerun kdrama Bad Guy. Drama penuh emosi menyayat hati. Drama ini sukses bikin saya betah menikmati alur dan acting para actor tanpa main skip. (Biasanya saya tidak sabar dan main skip skip seenak jidat).

Ketika itu saya tertarik dengan video di youtube yang menampilkan seklas cuplikan scene dalam drama Bad Guy. Saya kesemsem sama tahi lalatnya Han Ga in. Jadilah saya bela-belain download ulang drama tersebut.

Saya tidak akan menceritakan bagaimana story line drama ini atau sejenisnya. Saya ingin berbagi pikiran  saya ketika menonton drama ini.

Pertama, saya terpesona dengan jalan cerita drama ini yang komplek, dimana emosi kalian benar-benar dimainkan dalam drama ini. Di drama ini semua punya sisi baik dan jahat. Kalian tidak diijinkan membela ini dan menyalahkan itu. Kalian di tuntut untuk mengetahui latar belakang seseorang kenapa berbuat sedemikian brutal, kalian di suruh untuk menilai orang tidak hanya dari satu sisi.

Kedua, saya takjub akan acting para aktor dan aktris, terutama yang jadi Hong Tae Seong dan Hong Taera. Mereka bisa membawa perasaan penoton untuk memahami perasaan mereka. Good Job-lah!

Ketiga saya suka quotes-qoutes dalam drama ini. Saya mencatat beberapa seperti “Jangan percaya apapun yang namanya cinta. Tapi kalau kau masih ingin percaya akan hal itu, buat seseorang mencintaimu. Jangan kau yang mencintai.”

Keempat, saya suka style yang dikenakan para aktor dan aktris. O My G!!! seriusan modis abis!! Maklum kali ya .. berkisah kehidupan konglomerat jadi pakaian dan aksesoris yang dipakai pun harus dari brand ternama.

Mari kita kupas satu per satu kharakter dalam drama ini

1.    Shim Gun Wook, bocah yang harus menelan pil pahit dibuang keluarganya sendiri ditengah hujan yang sangat deras. Jadi ceritanya, setelah ketahuan bahwasannya dia bukan anak illegal pemilik Henshin Group, Gun Wook / Taeseong kemudian diusir dari kediaman keluarga Hong setelah tinggal di sana kurang lebih satu tahun di tengah hujan lebat (tragis banget). Berawal dari kejadian tragis di masa lalu itu, Gun Wook merencanakan sebuah balas dendam pada keluarga Henshin Group.

         Kharakter Gun Wook di sini cool abis. Dia bisa membuat para wanita disekitarnya merasa aman saat bersama dia. Gun Wook digambarkan sosok yang mengerti tentang wanita. Dia pandai menebak keinginan, perasaan bahkan hati para wanita. Karena itulah dia selalu berhasil membuat para wanita nyaman di dekatnya. Juga berhasil mempermainkan mereka. Haha. Pesan moral dalam kharakter Gun Wook yang gue tangkep, jangan terlalu murahan jadi wanita. Di kasih perhatian sedikit, langsung terpesona. Jadi wanita harus pandai jaga image biar kelihatan anggun dan berwibawa. Perlu hati-hati kalau ketemu cowok model Shim Gun Wook.

2.     Moon Jae In, sosok wanita yang mengejar pria kaya demi menaikkan derajat sosialnya. Jae in yang memiliki wajah innocent, pura-pura baik dan peduli dengan keluarga Hong. Hal tersebut semata-mata dilakukan untuk membuat keluarga Hong terkesan n blam .. dia mendapat apa yang dia inginkan. Menjadi menantu keluarga konglomerat.

        Hanya saja pertemuannya dengan Shim Gun Wook sedikit banyak mengubah niatnya. Meskipun kelihatannya Gun Wook membantunya, padahal dalam hatinya miris, wanita yang disukainya mengejar pria lain yang seharusnya itu miliknya.
     
      Saya suka kharakter Jae In di sini terlepas niatnya yang ingin menjadi menantu orang kaya. Kekuatan terbesarnya justru ketika dia memutuskan untuk berhenti mengejar hal yang tidak perlu, setelah dia jatuh terinjak-injak. Tips yang saya pelajari dari kharakter Moon Jae In adalah jadi wanita harus jual mahal, jaga image dan jangan gampang terpesona oleh pria kaya pamer harta dan tahta. Percayalah itu sama aja kalian murahan. Terlepas dari itu kharakter Jae In juga memberi contoh gimana caranya kita menarik ulur hati pria kaya. Haha

3.      Hong Taesong, putra illegal pimpinan Henshin Grup. Seorang lonely man yang sering membuat onar, berfoya-foya dan hobi tidur dengan random girls. Kenapa? Konon dia melakukan hal tersebut demi untuk mencari perhatian ibunya. Anehnya, justru setelah si Jae In memutuskan untuk menjauh dari Taesong, dia justru yang ngejar-ngejar Jae In.

         Yang menarik dari sisi Taesong adalah  …. Jeng-jeng .. apa ya ..

Awalnya saya melihat sosok Taesong sebagai pria menyedihkan yang mengais perhatian keluarganya. Tapi setelah saya melihat keseluruhan drama tersebut saya jadi kasihan dengan sosok Taesong. Terutama scene dimana dia ternyata bukan anak Pimpinan Grup Henshin terungkap. Benar-benar menyedihkan, gak ada satupun ada dipihaknya.

4.     Hong Taera, The Perfect Woman n Mom. Taera di gambarkan sebagai sosok anak sulung yang bertanggung jawab. Memikirkan keluarga juga masa depan perusahaan. She’s perfectionist woman. Taera kesemsem sama Gun Wook karena baginya, Gun Wook adalah sosok yang mengerti dia. Taera yang sangat tertekan dengan keluarganya, serta pernikahannya yang datar-datar saja tanpa ada ikatan cinta, menganggap Gun Wook bisa membebaskan dari belenggu pernikahannya.
       
        Cuman menurut saya, untuk scene Gun Wook yang mendekati Taera ini terkesan dipaksa banget, enggak bisa natural. Jadi seperti Taera memang harus adore dengan Gun Wook.

5.     Hong Mo Ne, si bungsu keluarga ini. Karena usia Mone yang masih muda dengan emosi yang masih labil, dia jadi sasaran pertama Gun Wook. Saya pribadi melihat Mone sebagaimana remaja kebanyakan, tidak berpikir panjang dan menganggap cinta adalah segalanya. Haha seru.

6.      Madam Shim, istri dari pimpinan Henshin. Beliau digambarkan sebagai sosok     yang ambisius, gila harta dan tahta. Madam Shim bakal ngelakuin apa aja demi mempertahankan kekuasaannya. Dalam kharakter madam Shim, saya tersadar orang yang gila harta, hidupnya gak bakal tenang, selalu khawatir dan takut kalau-kalau hartanya habis/diambil sama pihak lain. Astagfirullah. Tapi saya suka dengan akting actress yang memerankan madam Shim. Gila oke punya. Terutama akting marah-marah.

7.    Moon Woo-In, adik dak Moon Jae In. Karena peran dia hanya sebagai figuran       (peran pembantu) jadi ya .. Woo In di sini hanya sebagai pelengkap/selingan. Terlepas dari sifat pelajar pada umumnya di Korea yang bandel, suka bolos dan rampok, Woo In punya sisi bijak ala-ala remaja yang kadang cukup berguna dalam menghibur kakaknya yang sering bermasalah.

         Overall, Bad Guy recommended banget buat ditonton, selain dramanya yang       drama banget, juga banyak pesan moral yang bisa dipetik dari drama ini.

        See ya ..
        Audrey, S.




0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com