Selasa, 14 Juli 2015

Perjalanan Ngidol




Hallo guys!

Seperti judul yang tertulis di atas, hari ini gue mau sharing tentang awal gue ngidol, suka-duka, plus manfaat yang didapatkan.

Pertama gue ngidol itu tahun 2010. Waktu itu kebetulan tv ikan terbang sedang menayangkan drama BBF. Temen-temen sekelas gue pada heboh. Tiap ketemu yang diobrolin kalo enggak Kimbum, Lee Minho, Jihoo (salah satu nama tokoh dalam serial BBF).  Karena waktu itu tanyangnya jam 10 malam yang otomatis udah masuk jam tidur gue, jadi gue enggak pernah nonton. Jadilah gue cuma bisa mendengarkan cerita-cerita teman-teman gue. 

Bukan majalah yang dimaksud

Bermula dari itu, ada teman yang bawa majalah yang khusus membahas artis dan penyanyi dari Asia Timur (red: Jepang, Korea, Taiwan, Hongkong, etc.). Waktu istirahat, gue antri buat pinjem majalah temen gue. Waktu itupun gue belum tahu menahu tentang kpop. Sampai suatu ketika salah satu temen gue membahas SUJU, boyband dengan 13 member. Ya Allah. 13 orang nari-nari dan nyanyi. Panggungnya penuh. Sejujurnya, gue enggak begitu antusias dengan SUJU. Gue milih biaspun biar ada seenggaknya satu orang yang gue suka kan aneh ya, ketika 13 flower boy namun tidak ada satupun yang berhasil menarik hati gue. Sampai akhirnya gue ketemu SNSD dengan tidak sengaja.



Waktu itu, gue minta koleksi MV Suju atau DBSK. Gue inepin flash disk gue satu-satunya selama berhari-hari sama temen gue yang baik hati dan murah senyum, tapi apa yang gue dapat? Temen gue justru ngisi tuh flash disk dengan MV SNSD n 2NE1. Waktu itu gue gimana gitu lihat cewek pake hotpant, nari-nari, nyanyi. Tapi semakin sering gue melihat MV mereka, kok rasa-rasanya gue ngefans mereka ya. Waktu itu MV yang sering gue play adalah Gee SNSD. Kebetulan di MV tersebut SNSD kelihatan cantik semua, kaki jenjang plus lagunya yang eye-catching abis. Setelah itu gue dinobatkan temen gue sebagai SONE.


Be Sone (Sowon)



Gue selalu menyangkal kala teman-teman menyebut gue Sone. Berasa apa gitu ngefans sama cewek. Tapi kenyataannya gue emang lebih suka lihat SNSD ketimbang SUJU. Di situlah pembullyan terjadi. Sekedar bercanda sih. Bukan seperti pembullyan yang ada di drama. Paling banter temen-temen nganggep gue enggak normal. 




Dari situ gue mulai mengenal FF. Fans Fiction. FF pertama yang gue baca adalah FF Yaoi Suju. Sumpah, gue ilfiill sendiri bacanya. Apasih, enggak mungkin banget kali mereka kaya gini. Baru setelah tahu SNSD, gue mendalami lagi dunia FF. Kebetulan ketika itu gue nemu FF SNSD yang kocak dan absurd banget. Jadilah gue hanya baca FF yang ada SNSD-nya.

Be Author

Semenjak gue tahu dan sering baca FF SNSD, tergerak juga hati gue yang labil untuk menulis FF. Karena waktu itu gue enggak punya PC, gue nulisnya ya di buku. FF pertama gue bercerita tentang Yoona SNSD yang diganggu oleh (sejenis) sasaeng fans. Mulai dari stalker, terjebak di dalam lift sampe diikuti makhluk bertopeng menyeramkan yang ternyata para member sendiri. Para member berniat memberi kejutan di hari ulang tahun Yoona. Mulai dari situ bermunculan berbagai ide FF yang belum pernah terpublish, masih tersimpan rapi di hardisk PC gue yang udah rusak. Amat disayangkan.

Be WOTA

Majisuka Gakuen - salah satu drama yang mainkan oleh member AKB48
 
Di tahun 2013, gue mulai agak bosan dengan SNSD. Gue kenal dengan seseorang yang hobi ngidol Jepang. Di situ, gue mulai meninggalkan SNSD dan beralih ke JKT48. Ampun Ya Allah. Jujurya, gue sendiri enggak ngerti jalan pikiran gue. Bahkan temen-teman sampe heran, kok gue meninggakan Korea dan beralih ke Indonesia. 

Di JKT, member yang gue suka kebetulan teh Melody. Apa pula yang salah dengan gue, di antara sekian member yang kawaii, hati gue malah terpaku sama sesosok perempuan yang paling dewasa di JKT. Kok ya enggak Ayana atau Rena. Entah.

Nah, dari JKT itu, gue jadi suka AKB48. Yes!!! Gue sempet jadi Wota untuk beberapa waktu. Sayangnya oshi favorit gue udah graduate di tahun sebelumnya. Atsuko Maeda. Ya Allah, gue galau. Berkali-kali gue bertanya pada angin, pada batu jalan, juga rumput yang bergoyang. Kenapa Maeda harus Grad?!!!

Dari kekecewaan itu plus banyak member senior yang mulai graduate (Mariko, Tomochin), akhirnya gue selesai ngidol AKB48. Bagi gue AKB tanpa member senior kurang greget. Tapi gue juga enggak bisa maksa mereka selamanya jadi idol. 



Hiatus

Karena gue udah enggak tahu siapa-siapa nama member AKB48 pasca kepergian para senior, gue memutuskan untuk berhenti dari dunia peridolan. Entah itu SNSD maupun AKB48. Di periode ini gue enggak tahu sama sekali update berita mereka, pun lagu maupun drama mereka. Gue seperti orang yang datang dari galaxy entah berantah. Tiap ketemu sesama kpopers yang berbagi cerita tentang dunia perkpop-an gue cuman bisa cengo, sambil ngangguk-ngangguk sok tahu atau sekedar menimpali “Oh, gitu ya”. Sampe mereka pada heran, kok gue jadi gak nyambung banget jadi teman spazzing.

Come Back



Setelah beberapa decade (cie) hiatus, akhirnya tahun kemarin gue kembali ngidol. Pagi itu ada sebuah berita yang bikin gempar dunia KPOP. Sebuah update-an weibo dari akun sy_jessica aka Jessica SNSD yang curhat dirinya ditendang oleh member dan manajemen, dan mulai sejak saat itu, dia bukan bagian dari member SNSD. Gue Shock, kanget, bingung dan enggak percaya. Gue sekali itu berharap itu hanya akal-akalan SM seperti yang sudah-sudah. Namun faktnya, berita itu benar adanya. Gue galau!!!

Mulai dari hari itu, gue mulai bernostalgia dengan lagu SNSD, Jessica solo song, Taeyeon dan rerun variety show mereka. Sampai hari ini. 

Sekian perjalanan ngidol saya, terima kasih sudah membaca cerita tidak penting ini, semoga tidak dicontoh.


Salam
Audrey, S


0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com